Cukai Rokok Akan Naik, Bupati Sambangi Kementerian Keuangan RI

Pemkab Temanggung melakukan audiensi dengan Kementrian Keuangan RI. Sumber: Pemkab Temanggung.

Temanggung – Pemkab Temanggung melakukan audiensi dengan Kementrian Keuangan RI pada Jum’at (11/10/2019) kemarin. Audiensi ini didasari dengan adanya rencana penaikan cukai rokok.

Bupati Temanggung, Muhammad Al Khadziq merasa perlunya audiensi mengingat 14 dari 20 kecamatan di Kab. Temanggung menggantungkan nasibnya pada tembakau. Jika ekonomi pertembakauan membaik maka nasib seluruh masyarakat Temanggung dapat membaik dan demikian pula sebaliknya.

Pihaknya khawatir bila pemerintah pusat manaikkan cukai rokok bisa saja berdampak buruk pada nasib petani tembakau. Menurutnya, dampak rencana kenaikan tersebut sudah dirasakan petani di kabupatennya sejak sekarang.

Dilansir dari laman Pemkab Temanggung, saat ini sudah terjadi penurunan penyerapan tembakau dari petani lokal dan dikhawatirkan akan terjadi pelimpuhan ekonomi di desan sentra penghasil tembakau.

Seperti yang diketahui, tembakau adalah bahan baku utama dalam produk rokok. Naiknya cukai rokok tentunya akan berdampak pada petani tembakau.

Tembakau dalam Rokok

Sampai saat ini keberadaan tembakau masih menuai pro dan kontra, ada yang bilang obat namun ada pula yang setuju bahwa tembakau adalah racun.

Menanggapi fenomena tersebut, Institute for Development of Economics and Finance (Indef) mendorong pemerintah memberikan insentif fiskal bagi produk tembakau.

“Beberapa negara seperti Inggris, Jepang, Korea Selatan, dan Selandia Baru, sudah membuktikan bahwa kebijakan harm reduction dapat diimplementasikan dengan baik di sana. Negara tersebut sudah memberikan insentif fiskal berupa tax reduction bagi industri yang memproduksi produk yang ramah lingkungan dan rendah risiko,” kata direktur program Indef.

Hasil kajian ilmiah Public Health England membuktikan bahwa tembakau yang dipanaskan tidak menghasilkan TAR dan zat kimia bahaya lainnya lebih rendah dibandingkan rokok. Sehingga perlu adanya produk alternatif dari tembakau.

“Bagi perokok, cara yang terbaik untuk mengurangi kesehatan mereka adalah dengan berhenti merokok. Namun, bagi perokok yang tidak bisa berhenti merokok, maka mereka dapat didorong untuk menggunakan produk tembakau alternatif yang lebih rendah risiko,” tegas Esther.

Add Comment