Grebek Parakan dan Kirab Songsong Djojonegoro Meriahkan Hari Jadi Temanggung

Pelaksanaan Grebeg Parakan dan Kirab Songsong Djojonegoro untuk memperingati Hari Jadi ke-185 Kabupaten Temangung, pada Sabtu (9/11/2019). (Foto: Pemkab Temanggung)

Temanggung – Pemerintah Kabupaten Temanggung menggelar Grebeg Parakan dan Kirab Songsong Djojonegoro,  pada  Sabtu  (9/11/2019)  mengelilingi kota Parakan. Kirab dimulai dari halaman Masjid Baiturrohim Jetis Parakan  dan  berkahir finish di eks Kawedanan Parakan. Kegiatan tersebut dilakukan sebagai momentum perayaan Hari Jadi ke-185 Kabupaten Temangung.

Kegiatan tersebut diisi dengan doa bersama demi keselamatan, keberkahan dan kesejahteraan bagi pemerintah  maupun masyarakat Kabupaten Temangggung. Kemudian, seusai do’a dilakukan prosesi penyerahan pataka lambang daerah dari ulama kepada  Bupati HM Al Khadziq, yang selanjutnya diserahkan kepada pimpinan kirab untuk dikirabkan keliling kota parakan.

Bupati menerangkan, melalui momentum kegiatan tersebut, ia akan melaksanakan amanatnya sebagai bupati dengan sebaik-baiknya.

“Melalui momentum  Grebeg Parakan  guna memperingati hari jadi ke-185 Kabupaten Temangung  saya  sendiko dawuh  melaksanakan tugas amanah rakyat untuk membawa Temanggung   lebih aman dan sejahtera  sehingga terwujud tata kehidupan yang toto, titi tentrem, marem  dan gandem “ tegas Bupati dalam laman resmi Pemkab Temanggung.

Dilakukannya Grebeg Parakan dan Kirab Songsong Djojonegoro bukan tanpa alasan, banyak kisah sejarah yang melatarbelakanginya. Cerita sejarah  bermula dari perpindahan ibu kota  Kabupaten Temanggung yang dahulu dikenal dengan sebutan Menoreh  dari kota Parakan,  berpindah ke kota Temanggung seusai perang Diponegoro. Sebagai bupati pertama kala itu  Kabupaten Temanggung dipimpin  kanjeng adipati  Aryo Djoyonegoro yang setelah wafat jenazahnya dimakamkan di komplek masjid  Agung Darussalam  Temanggung. Oleh karena itu sebagai  penghormatan  setiap kali peringatan Hari Jadi Kabupaten Temanggung dilakukan penggantian songsong di makam Bupati Djoyonegoroyang berada di kompleks masjid agung Darussalam Temanggung.

Rangkaian Acara Peringatan Hari Jadi Temanggung

Seperti dilansir dari laman resmi Pemkab Temanggung, Kepala Bagian Humas, Witarso Saptono Putro, mengungkapkan selain Grebeg Parakan dan Kirab Songsong, banyak rangkaian acara lain guna memeriahkan hari jadi ke-185 Kabupaten Temanggung.

Rangkaian  acara tersebut di antaranya acara mujahadah di masjid  Al Mubarokah Bambu Runcing  Parakan pada Jum’at 8 November 2019, tahlil dan penggantian songsong Djoyonegoro, pada Sabtu malam 9 November 2019. Kemudian, Upacara  Hari Pahlawan yang dikaitkan peringatan Hari Jadi ke-185 Kabupaten Temanggung, pada  Sabtu 10 November 2019.  Dilanjutkan ziarah dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Prayuda Mudal dan Kali Progo Kranggan.

Selain itu, beberapa Pengkab Cabang Olah Raga juga menyelenggarakan acara  pertandingan  diantaranya  kejuaraan tenis meja, basket, bola voli, dan futsal di GOR Bambu Runcing serta sepak bola pelajar tingkat SMP/MTs di stadion Bhumi Phala Temanggung.

Add Comment