Luncurkan Gedor Horti, Kementan Ajak Petani Manfaatkan KUR

Kunjungan lapangan dan sosialisasi KUR oleh Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Investasi ke sentra produksi bawang putih Desa Glapansari, Kecamatan Parakan, Temanggung, pada Minggu (2/02/2020). (Foto: Pemkab Temanggung)

GLAPANSARI, Parakan – Kementerian Pertanian (Kementan) melalui Direktorat Jenderal Hortikultura meluncurkan Gedor Horti yaitu gerakan mendorong produksi, daya saing dan ramah lingkungan hortikultura. Salah satu komoditas hortikultura yang mendapat perhatian khusus adalah bawang putih yang kini banyak dikembangkan di berbagai sentra melalui dukungan APBN, kemitraan importir maupun swadaya petani.

Guna mendukung pembiayaan usaha tani bawang putih, Kementan mensosialisasikan pemanfaatan dana Kredit Usaha Rakyat (KUR) ke para petani dan penangkar. Dengan bunga yang hanya 6% per tahun ditambah kemudahan dalam mengakses pinjaman, skema KUR dinilai ramah bagi petani.

Staf Ahli Menteri Pertanian Bidang Investasi, Sumardjo Gatot Irianto, saat kunjungan lapang dan sosialisasi KUR ke sentra produksi bawang putih Desa Glapansari, Kecamatan Parakan, Temanggung, pada Minggu (2/02/2020) mengaku optimis dana KUR bisa terserap maksimal oleh petani dan penangkar bawang putih setempat.

“Melihat potensi komoditas pertanian khususnya bawang putih di Kabupaten Temanggung, kami berharap kesadaran untuk memanfaatkan KUR juga semakin besar di Temanggung. Karena akan turut membantu membangkitkan ekonomi masyarakat. Langsung eksekusi dan aksi karena usaha tani bawang putih terbukti menghasilkan produksi yang baik di Temanggung,” kata Gatot dalam laman resmi Pemkab Temanggung.

Temanggung Jadi Role Model KUR

Gatot berharap Temanggung menjadi role model pemanfaatan KUR untuk usaha budidaya bawang putih. “Targetnya Rp 1 Trilyun dana KUR bisa diserap untuk pengembangan bawang putih Temanggung, jangan ditawar lagi,” tegas Gatot.

Pada acara yang diikuti oleh para petani dan penangkar bawang putih Temanggung, turut hadir perwakilan dari BNI pusat dan BRI Temanggung sebagai bank penyalur KUR.
Berdasarkan data, luas panen bawang putih Temanggung sepanjang tahun 2019 mencapai 3.044 hektar. Produksi diperkirakan 23.260 ton, atau setara 26,35% dari total produksi nasional sebanyak 88.621 ton. Capaian tersebut menempatkan Kabupaten Temanggung sebagai peringkat pertama produsen bawang putih nasional.

Add Comment