Perkuat Sumber Daya Manusia, Muslimat Ancab Kedu Gelar Pengajian

Pengajian selapanan dan pelantikkan yang diadakan Organisasi Muslimat Anak cabang (Ancab) Kedu, pada Minggu kemarin (2/2/2020) di Dusun Wirodono, Desa Karangtejo, Kecamatan Kedu. (Foto: Pemkab Temanggung)

KARANGTEJO, Kedu – Organisasi Muslimat Anak cabang (Ancab) Kedu menggelar pengajian selapanan Minggu kemarin (2/2/2020) di Dusun Wirodono, Desa Karangtejo, Kecamatan Kedu. Pengajian menghadirkan Ustdzah Hibriyah dari Bojonegoro dihadiri segenap jajaran pengurus dan anggota Muslimat/Fatayat se-Kecamatan Kedu dan unsur terkait. Dalam acara tersebut sekaligus dilakukan pelantikkan pengurus Muslimat dan Fatayat ranting Karangtejo masa khidmat 2020 – 2023.

Ustadzah Hibriah dalam tausiahnya mengatakan, agar warga NU, kader Muslimat dan Fatayat diminta merawat tradisi NU dan memperkuat ideologi Ahlussunah wal jamaah ( Aswaja ) di masyarakat. Ideologi Aswaja dan sumber daya manusia warga NU harus kuat. Generasi muda NU harus sekolah sambil ngaji dan ngaji sambil sekolah seperti di berbagai pondok pesantren di bawah naungan Nahdhatul Ulama. Dengan sekolah atau menuntut ilmu Allah SWT menjanjikan akan mengangkat derajat dan martabat umatnya setinggi-tingginya sehingga bisa menjalani kehidupan dengan baik dan senantiasa mendapat keberkahan. Menuntut ilmu tidak saja dilakukan secara formal, namun bisa ditempuh degan cara-cara yang non formal seperti mendatangi majelis-majelis pengajian seperti yang diselenggarakan Muslimat Ancab Kedu. Di sektor pembangunan ekonomi kini NU juga berupaya mengangkat derajat kesejahteraannya warganya melalui program gerakan koin NU.

“Tradisi keagamaan yang selama ini berkembang di warga NU seperti tahlilan, berjanji, yasinan, diba’an, ziarah kubur , sholawatan dan lainnya yang sudah dilakukan ulama-ulama besar sejak dulu kala mesti terus dirawat agar lestari sepanjang zaman hingga akhir dunia,“ pintanya dalam laman resmi Pemkab Temanggung.

Berkait dengan pelantikan pengurus Muslimat dan Fatayat ranting Karangtejo Ustdzah Hibriyah mengharapkan agar kader-kader Muslimat dan Fatayat tidak lari meninggalkan kodratnya sebagai perempuan. Diuatarakan tugas perempuan selain menjadi istri, juga kewajiban fungsi kodrati yang melahirkan generasi-generasi dan kholifah di bumi. Oleh karena seorang perempuan mempunyai tugas penting, sehingga harus berdaya, salah satu diantaranya aktif berorganisasi sehingga bertamnbah wawasan dan pengetahuannya serta jalinan silaturahmi bertambah luas.

Kokohkan Organisasi

Ketua MWCNU Kecamatan Kedu, KH Wahab, menegaskan pentingnya kerjasama masing-masing pengurus NU dan banom-banomnya untuk kokohnya organisasi. Oleh karena itu pihaknya menyambut positif dengan dilatiknya kepengurusan Muslimat dan Fatayat desa Karangtejo yang dinilai memiliki makna strategis untuk menguatkan dan membesarkan organisasi NU . Dia mengajak kepada segenap warga NU untuk merapatkan barisan bersatu padu supaya NU semakin Berjaya dan warganya hidup sejahtera. Ia berpesan supaya para pengurus dapat menjalankan organisasi sesuai dengan aturan. Tidak ada organisasi menjadi baik tanpa ditopang pengurus yang baik. Maka dari itu antar pengurus harus dapat menjunjung tinggi ketaatan berorganisasi sesuai yang digariskan dalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga.

“Terpilih menjadi pengurus NU tingkat ranting merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggungjawab dilandasi niat beribadah. Oleh karena itu kepada pengurus yang dilantik diharapkan mau dan mampu mewakafkan waktu yang dimiliki untuk mengurusi lembaga Nahdlatul Ulama sehingga roda organisasi berjalan optimal,” harapnya.

Kepengursan Muslimat Ranting Karangtejo yang dilantik terdiri dari Ketua, sekretaris Bendahara dan dilengkapi 7 bidang dengan ketua Siti Sa’adah, Sedang uurusan Fatayat ranting Karangtejo juga terdiri unsur ketua, sekretaris, bendahara dan dilengkapi 7 bdang diketua oleh Isti Chalimah . Baik siti Sa’adah maupun Isti chalimah menuturkan mengatakan setelah secara resmi dilantik, kepengurusan Muslimat dan Fatayat yang dipimpinnya secepatnya akan menggelar rapat kerja guna menyusun program kerja. Melalui kelembagaan Muslimat dan Fatayat pihaknya akan berupaya berperan aktif untuk menegakkan ajaran Islam yang menganut faham Ahlusunnah wal Jama’ah.Selain itu berupaya meningkatkan kesejahteraan warga melalui program pemberdayaan ekonomi kerakyatan.

Add Comment