Bupati Temanggung, M. Al Khadziq Ajak Kepala Desa untuk Maksimalkan Potensi Desa demi Kesejahteraan Masyarakat

Pengambilan sumpah/janji dan pelantikan Kepala Desa masa jabatan 2020-2026 Kabupaten Temanggung diadakan di Pendopo Pengayoman oleh Bupati Temanggung, M. Al Khadziq. (Foto: Pemkab Temanggung)

Giyanti, Temanggung- Bupati Temanggung, M Al Khadziq, mengatakan bahwa kepala desa diharapkan untuk mengerahkan segala kemampuan dan potensi yang dimiliki desanya masing-masing. Bupati mengatakan kepada 215 Kepala Desa (Kades) yang baru saja dilantik, Kamis (27/2) bahwa pemanfaatan potensi yang baik akan berdampak pada perkembangan dan kemajuan masyarakat.

“Dengan demikian kondisi desa semakin maju dan berkembang, masyarakatnya sejahtera selaras dengan visi mewujudkan Temanggung yang Tentrem Marem dan Gandem,” jelasnya.

Pelantikan kali ini dilakukan di pendopo Pengayoman dan ditandai dengan penyematan pangkat dan tanda jabatan disaksikan Pejabat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah dan pejabat terkait. Dalam sambutannya, ia menjelaskan bahwa tugas utama Kades ialah meningkatkan kesejahteraan warganya.

“Tugas utama seorang Kepala Desa yakni berupaya keras untuk meningkatkan kesejahteraan warganya dengan mengerahkan segala kemampuan dan sumber daya potensi yang dimiliki desanya”, jelasnya lagi.

Dalam hal ini, Bupati mengatakan bahwa Kepala Desa merupakan unsur penyelenggara pemerintahan desa yang berkedudukan sebagai pimpinan pemerintah desa. Kepala Desa bertugas menyelenggarakan urusan pemerintahan, pembangunan dan kemasyarakatan. Mengingat tugas dan tanggungjawab yang diemban cukup berat, maka seorang Kepala Desa harus memandang bahwa tugas yang diemban merupakan amanah rakyat yang harus dilaksanakan penuh tanggungjawab.

Bergerak Dari Desa

Bupati Temanggung, M Al Khadziq mengingatkan kepada seluruh kepala desa yang baru saja dilantik untuk berperilaku positif, jujur dan tidak korupsi. Tidak hanya itu, kepala desa diharapkan membangun kembali persatuan dan kesatuan masyarakat desa pasca Pilkades. Dalam menjalankan tugas, kepala desa harus melihat potensi masyarakat dan memanfaatkan potensi tersebut tanpa memandang perbedaan sebagai pendukung maupaun bukan pendukung Pilkades yang lalu.

“Mari kita junjung tinggi proses demokrasi yang telah melahirkan pemimpin-pemimpin tingkat desa ini. Bapak dan Ibu yang terpilih ini adalah ujung tombak dalam penyelenggaraan pemerintah desa untuk menjalankan fungsi pelayanan, melaksanakan pembangunan dan pemberdayaan masyarakat”, tegasnya.

Kepala Bagian Humas Setda Kabupaten Temanggung Sumarlinah  menjelaskan 215 Kepala Desa yang dilantik dan diambil sumpah merupakan hasil pelaksanaan Pemilhan kepala desa tanggal 9 Januari silam. Pilkades dilaksanakan  di 215 desa tersebar di 20  Kecamatan.

Dari 215 Kepala desa yang dilantik ditinjau dari  tingkat pendidikannya  terinci SLTP 43 orang, SLTA 124 orang, DI s.d D III 13 orang dan yang berlatar belakang pendidikan sarjana (S.I) sebanyak 35 orang. Jika dilihat berdasarkan  masa jabatan, mantan Kepala desa yang terpilih kembali sebanyak 135 orang,  Kades terpilih pertama kali 80 orang.

Dari 135 orang  mantan kades yang terpilih kembali  45 orang diantaranya terpilih untuk yang kali ke 3 sehingga mereka mendapat penghargaan  bintang putra Bumi Phala. Para Kepala desa dilantik dan diambil sumpah guna memangku jabatan masa bakti 2020-2026.

Add Comment